Aku dan Laut Ku
aku dan lautan ku
bibir pantai bercerita tentang ragaku
merindukan tak akan datangnya sang pencuri
menikmati hasil lautku, namun meninggalkan sisa-sia kehancuran terumbu karang
Tuna, Tatihu, kawalinya bahkan cakalang
tenggelam bagaikan kapal selam
menyelam dalam dasar laut entah kemana
tanpa meninggalkan jejak namun tak pernah hilang
lautanku di perkosa bahkan ditelanjangi
kudapati hanya cerita-cerita pilu lewat kabar berita
memaksaku tak berdaya melawan kapal-kapal raksasa yang datang menikmati hasil
cintaku tetap membara
bagaikan ombak yang bergelora
dalam kemiskinan tetap bersorak
seribu harapan berkelana dalam sebuah corak
aku dan lautan ku
ragaku menggulung penuh kerinduan jiwa
terstruktur dalam bait-bait Doa pada sang pencipta
jantungku berdetak bagaikan seruan nyanyian ombak
dalam irama menemaniku tertidur
membisikan kata-kata cinta akan lautan
yang harus kuperjuangkan
agar kelak anak cucu ku menikmati hasilnya
hasil yang tak kunjung habis-habisnya.
Aku dan Laut ku
Aku dan Negeri
by : Vigel Faubun,S.Pd



Komentar
Posting Komentar